7 Manfaat Kreatin Bagi Tubuh, Membantu Pembentukan Otot?

Ingin menaikkan massa otot? Berlatihlah pada gym dengan disiplin & konsisten. Untuk output terbaik, konsumsilah beberapa suplemen, salahsatunya adalah kreatin.

Mau memahami, apa saja manfaat kreatin bagi tubuh? Dan berapa batas aman mengonsumsi kreatin pada sehari? Scroll down, please!1. Meningkatkan massa otot

ilustrasi pembentukan otot (unsplash.com/Anastase Maragos)

Berdasarkan studi yang diterbitkan di Journal of the International Society of Sports Nutrition pada tahun 2007, creatine monohydrate adalah suplemen paling efektif buat menaikkan kapasitas latihan intensitas tinggi.

Sementara itu, dari studi yg dipublikasikan pada Journals of Gerontology, Series A: Biological Sciences and Medical Sciences dalam tahun 2003, menambahkan suplemen creatine monohydrate ke program latihan beban sanggup menaikkan massa otot & kekuatan kaki secara signifikan. Studi ini melibatkan 28 laki-lakidan wanita sehat di atas usia 65 tahun & berlangsung selama 14 minggu.

Dilansir Healthline, batas aman mengonsumsi kreatin adalah tiga-5 gr per hari atau 30 mg/kg berat badan buat mempertahankan penyimpanan otot yg optimal. Perlu diingat, konsumsi kreatin terlalu banyak mampu mengakibatkan kembung dan ketidaknyamanan dalam perut.dua. Bisa menaikkan kekuatan & performa latihan

ilustrasi latihan angkat beban (unsplash.com/Anastase Maragos)

Di sisi lain, kreatin jua menaikkan kekuatan & kinerja latihan intensitas tinggi. Ini dibuktikan pada penelitian yg diterbitkan pada Journal of Strength and Conditioning Research pada tahun 2003.

Dalam studi tadi, terbukti bahwa menambahkan kreatin ke program latihan bisa menaikkan kekuatan sebanyak 8 %, kinerja angkat besi kurang lebih 14 %, serta bench press satu repetisi hingga 43 %.

Sementara, dari studi yg dipublikasikan pada European Journal of Applied Physiology dalam tahun 2004, kreatin membantu menjaga kekuatan dan kinerja latihan sambil menaikkan massa otot selama latihan yg intens.3. Meningkatkan kinerja kognitif lansia

ilustrasi sepasang lansia (Pexels/Tristan Le)

Tidak hanya buat pembentukan otot, ternyata suplemen kreatin jua berdampak pada kinerja kognitif lansia! Ini mengacu pada studi yg diterbitkan di jurnal Aging Neuropsychology and Cognition pada tahun 2007.

Peserta dibagi menjadi dua gerombolan . Kelompok pertama (15 orang) diberi plasebo lima gram & dikonsumsi empat kali sehari di minggu pertama, kemudian menerima suplemen kreatin yang sesungguhnya pada minggu ke 2. Sementara itu, grup kedua (17 orang) diberi plasebo selama 2 minggu.

Lalu, mereka diuji mengenai memori jangka panjang, ingatan spasial, nomoracak, dan nomormaju dan mundur. Hasilnya, suplementasi kreatin memberi pengaruh yang signifikan dalam seluruh tugas, kecuali mengingat nomormundur. Kesimpulannya, kreatin bisa membantu mempertajam kognisi lansia.4. Menurunkan kadar gula darah

gambaran hasil tes gula darah (pexels.com/Artem Podrez)

Penelitian menerangkan bahwa suplemen kreatin sanggup menurunkan kadar gula darah dengan menaikkan fungsi transporter glukosa tipe 4 (GLUT-4). GLUT-4 merupakan molekul yang membawa gula darah ke otot.

Menurut studi yang diterbitkan pada jurnal Amino Acids dalam tahun 2008, orang yang mengombinasikan kreatin & olahraga menerangkan kontrol gula darah yang lebih baik. Studi yg berlangsung selama 3 bulan ini melibatkan 22 orang yang dibagi pada 2 grup, pada mana satu gerombolandiberi 10 gr kreatin per hari & grup lain diberikan plasebo.

Walau terlihat menjanjikan, tetapi dibutuhkan lebih poly penelitian mengenai imbas jangka panjang kreatin dalam kontrol gula darah dan diabetes.

Baca Juga: Benarkah Orang Dewasa Tidak Perlu Suplemen Kalsium dan Vitamin D?5. Bisa mengurangi kelelahan

ilustrasi kelelahan ketika bekerja (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Tidak banyak orang tahu kalau suplemen kreatin mampu mengurangi kelelahan. Salah satunya dipaparkan dalam studi yg diterbitkan di jurnal Acta Paediatrica dalam tahun 2008.

Penelitian ini berlangsung selama enam bulan & melibatkan orang dengan cedera otak traumatis. Mereka yg diberi suplemen kreatin merasakan pengurangan pusing hingga 50 persen.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Psychopharmacology pada tahun 2006, kreatin terbukti mengurangi kelelahan & menambah taraf tenaga pada orang yg kurang tidur. Selain itu, kreatin sanggup mengurangi rasa lelah dampak berolahraga pada tempat yang bersuhu tinggi.6. Dapat melawan banyak sekali penyakit saraf

gambaran lansia dengan penyakit Alzheimer (aarp.org)

Masih banyak manfaat kreatin bagi kesehatan. Salah satunya adalah bisa melawan penyakit saraf. Sebagai informasi, beberapa penyakit neurologis dipicu oleh pengurangan fosfokreatin (phosphocreatine) di otak.

Berdasarkan studi yg diterbitkan pada jurnal Neuroscience pada tahun 2001, kreatin terbukti sanggup mengembalikan simpanan fosfokreatin di otak menjadi 72 % pada tikus dengan penyakit Huntington. Pemulihan fosfokreatin mempertahankan fungsi otak harian dan mengurangi kematian sel sampai 25 %.

Selain itu, konsumsi suplemen kreatin sanggup mengobati penyakit lain seperti Alzheimer, stroke iskemik, epilepsi, cedera otak atau sumsum tulang belakang, sampai amyotrophic lateral sclerosis (ALS), penyakit yg memengaruhi neuron motorik yg krusial buat beranjak.7. Membantu mengatasi penyakit Parkinson

gambaran penyakit Parkinson (dailycaring.com)

Melansir menurut Daily Caring, penyakit Parkinson adalah suatu syarat dampak hilangnya dopamin pada substansia nigra btg otak. Penyakit ini memengaruhi 1 persen orang pada atas usia 50 tahun. Bahkan, orang yang lebih belia jua mampu terkena!

Berdasarkan studi yang diterbitkan di Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry dalam tahun 2008, pengurangan kadar dopamin dalam jumlah akbar mengakibatkan kematian sel otak, kehilangan fungsi otot, gangguan bicara, dan tremor.

Menurut penelitian yg dikutip sang Healthline, kreatin dikaitkan menggunakan efek menguntungkan dalam tikus dengan penyakit Parkinson & mencegah penurunan tingkat dopamin sampai 90 persen!

Di sisi lain, berdasarkan studi yg dipublikasikan pada jurnal BMC Neurology dalam tahun 2017, pengidap penyakit Parkinson yg mengonsumsi 4-10 gram kreatin per hari tidak mengalami peningkatan signifikan pada melakukan kegiatan sehari-hari.

Nah, itulah beberapa manfaat mengonsumsi kreatin bagi kesehatan. Ternyata, manfaatnya banyak juga, ya?

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Minum 7 Suplemen Ini pada Usia 20-an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *